soer.kampungonline.com™

Ngangsu Kawruh

bingung..mau nulis apa,pkiranku lg ga’ mnentu gara2 kehadiranya dalam pikiranku. Sudah lama aku mncoba utk melupakanya, tapi ketika kehendak itu akan terealisasi dia datang membawa segenggam harapan (aw..! d gigit nyamuk) yang membuatku ingat dia lagi,hukz.. Lama kelamaan kehendak itu sirna. Waktu demi waktu berlalu tapi tetep aj ad yang mengganjal di hati seolah-olah perubahan besar sedang terjadi, kenapa dia bisa jd seperti itu? P’tanyaan yang sampe sekarang belum q temukan jawabanya.. Keinginan untuk melupakanya pun semakin terkubur dalam-dalam. Sampai pada suatu waktu, komunikasi kita disunat oleh jarak, kehendak itu muncul lagi.. Sebuah benih yang tertimbun akhirnya bisa nampak di muka bumi, tapi tiba-tiba datang kenangan yang dulu menguburnya merusak dan menghancurkannya.. Huff tinggal rasa sesal yang ada. Mungkin itu sebuah pelajaran berharga yang tidak aku dapatkan di masa-masa hidupku yang sebelumnya, ini adalah anugrah aku masih bisa merasakanya. Sekarang..sudah sulit untuk menumbuhkan kehendak itu, kehendak untuk melupakanmu.. Disaat kau tak peduli, aku berharap kehendak itu muncul lagi, kehendak yang dulu kau kubur dengan segenggam harapanmu itu..

  • Share/Bookmark